Jakarta, 13 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Banten mengungkapkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mengalami kerusakan di Pulau Tunda akan digantikan dengan pembangunan fasilitas baru oleh PLN pada tahun 2027. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat di wilayah kepulauan tetap terpenuhi secara lebih stabil dan berkelanjutan.
Pulau Tunda yang berada di wilayah Kabupaten Serang selama ini mengandalkan pasokan listrik dari PLTS sebagai sumber energi utama. Namun seiring waktu, fasilitas yang ada disebut mengalami berbagai kerusakan sehingga tidak lagi mampu beroperasi secara optimal. Kondisi tersebut sempat menyebabkan gangguan pasokan listrik bagi masyarakat setempat.
Pemerintah Provinsi Banten menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait rencana pembangunan PLTS baru tersebut. Proyek itu diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan listrik di Pulau Tunda sekaligus mendukung pengembangan wilayah kepulauan.
Menurut pemerintah daerah, keberadaan listrik yang stabil sangat penting bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, layanan kesehatan, hingga sektor ekonomi dan pariwisata. Karena itu, pembangunan infrastruktur energi menjadi salah satu prioritas dalam mendukung pemerataan pembangunan di daerah terpencil dan kepulauan.
PLTS sendiri dinilai menjadi pilihan yang tepat untuk wilayah kepulauan karena memanfaatkan energi matahari yang melimpah dan lebih ramah lingkungan dibanding pembangkit berbahan bakar fosil. Pemerintah juga terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional yang lebih berkelanjutan.
Masyarakat Pulau Tunda sebelumnya berharap adanya perbaikan sistem kelistrikan karena gangguan listrik dinilai cukup memengaruhi aktivitas sehari-hari. Selain kebutuhan dasar, listrik juga berperan penting dalam mendukung perkembangan usaha masyarakat dan sektor wisata yang mulai berkembang di kawasan tersebut.
Pengamat energi menilai pembangunan PLTS baru di wilayah kepulauan dapat menjadi contoh pengembangan energi bersih di daerah terpencil Indonesia. Dengan dukungan teknologi yang lebih modern dan sistem pemeliharaan yang baik, pembangkit energi surya dinilai mampu memberikan pasokan listrik yang lebih efisien dan stabil bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Banten berharap proyek pembangunan PLTS baru oleh PLN dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat Pulau Tunda bisa menikmati layanan listrik yang lebih baik mulai 2027 mendatang. Selain meningkatkan kualitas hidup warga, proyek tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi dan konektivitas wilayah kepulauan di Provinsi Banten.