Jakarta, 10 Mei 2026 – Iran dilaporkan mulai memperkuat dan melakukan perlindungan tambahan terhadap sejumlah situs warisan budaya yang mengalami kerusakan akibat konflik dan serangan dalam beberapa waktu terakhir. Langkah tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran akan potensi pecahnya kembali perang dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Sejumlah situs bersejarah dan bangunan budaya penting di Iran disebut mengalami kerusakan akibat gelombang ledakan dan serangan yang terjadi selama konflik sebelumnya. Pemerintah serta tim konservasi kini berupaya melakukan perbaikan darurat dan penguatan struktur bangunan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain kompleks istana bersejarah, museum, masjid tua, hingga kawasan budaya yang telah masuk daftar warisan dunia UNESCO. Kerusakan dilaporkan mencakup pecahnya kaca, retakan bangunan, hingga rusaknya ornamen bersejarah akibat getaran ledakan di sekitar lokasi.
Pengamat budaya internasional menilai perlindungan situs warisan budaya menjadi sangat penting dalam situasi konflik karena kerusakan terhadap bangunan bersejarah sering kali bersifat permanen dan sulit dipulihkan sepenuhnya.
UNESCO sebelumnya juga telah menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak konflik terhadap situs budaya di Iran dan kawasan Timur Tengah lainnya. Organisasi tersebut mengingatkan bahwa situs warisan budaya dunia memiliki nilai sejarah yang penting bagi peradaban manusia secara global.
Pengamat sejarah menjelaskan bahwa Iran memiliki banyak situs bersejarah penting yang mencerminkan perkembangan peradaban Persia sejak ratusan hingga ribuan tahun lalu. Karena itu, kerusakan terhadap situs budaya dinilai bukan hanya kerugian bagi Iran, tetapi juga bagi warisan sejarah dunia.
Selain melakukan perbaikan fisik, pihak konservasi juga disebut meningkatkan langkah perlindungan terhadap artefak dan benda bersejarah dengan memindahkan sebagian koleksi ke lokasi yang dianggap lebih aman.
Situasi geopolitik yang belum stabil membuat sejumlah pihak khawatir situs budaya di kawasan konflik kembali terancam. Pengamat hubungan internasional menilai fasilitas budaya dan sejarah sering kali menjadi korban tidak langsung dari peperangan modern.
Masyarakat internasional pun diharapkan terus mendorong perlindungan terhadap situs budaya dan sejarah di wilayah konflik agar nilai warisan peradaban dunia tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Upaya penguatan situs budaya tersebut menjadi bagian dari langkah Iran untuk menjaga identitas sejarah dan kebudayaan nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian keamanan regional.