Jakarta, 1 Oktober 2026 – Muhammad Sarmuji resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) pada Kamis (1/10/2026), menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Seiring penunjukan tersebut, laporan harta kekayaan Sarmuji turut menjadi perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025, Sarmuji mencatat kekayaan bersih sebesar Rp14,93 miliar. Jumlah tersebut merupakan nilai setelah total aset yang dilaporkannya dikurangi kewajiban utang. LHKPN itu disampaikan pada 3 April 2026 dan telah diverifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam laporan tersebut, total harta Sarmuji sebelum dikurangi utang tercatat sekitar Rp20,58 miliar. Sementara itu, kewajiban utangnya mencapai Rp5,65 miliar. Setelah kewajiban tersebut diperhitungkan, nilai kekayaan bersihnya menjadi Rp14.931.644.686. Harta itu tersebar dalam sejumlah kategori mulai dari tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, hingga kas dan setara kas. Tanah dan bangunan menjadi komponen terbesar dengan nilai sekitar Rp10,46 miliar.
Aset properti Sarmuji terdiri atas sejumlah bidang tanah maupun tanah dan bangunan yang berada di Surabaya, Sidoarjo, Jakarta Selatan, dan Kediri. Salah satu aset terbesar berupa tanah seluas 27.530 meter persegi di Surabaya yang dilaporkan bernilai sekitar Rp5,89 miliar dan berasal dari hibah tanpa akta. Ia juga mencatat tanah seluas 364 meter persegi di Surabaya senilai sekitar Rp725 juta serta tanah seluas 120 meter persegi di Sidoarjo senilai sekitar Rp102 juta. Dua aset lainnya berada di Jakarta Selatan dengan nilai sekitar Rp1,84 miliar dan Rp1,09 miliar. Sarmuji juga memiliki tanah dan bangunan di Kediri senilai sekitar Rp797,5 juta.
Bagian menarik dari laporan kekayaannya berada pada kategori alat transportasi dan mesin yang secara keseluruhan bernilai sekitar Rp6,20 miliar. Selain kendaraan darat, Sarmuji tercatat memiliki kapal laut atau perahu jenis Jeanita Kapal SPOB tahun 2017. Nilai kapal tersebut dilaporkan sekitar Rp5,56 miliar sehingga menjadi aset transportasi terbesar miliknya. Sarmuji juga melaporkan Honda Beat tahun 2015 senilai Rp1,42 juta, Toyota Innova tahun 2018 senilai Rp72,25 juta, Toyota tahun 2021 senilai Rp252,38 juta, dan Honda tahun 2022 senilai Rp309,18 juta. Kendaraan-kendaraan tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri.
Selain properti dan kendaraan, Sarmuji melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp139,64 juta. Ia juga memiliki surat berharga dengan nilai sekitar Rp537,33 juta. Sementara itu, kas dan setara kas yang tercantum dalam laporan mencapai sekitar Rp3,24 miliar. Tidak terdapat kategori harta lainnya yang dilaporkan dalam LHKPN tersebut. Jika seluruh komponen dijumlahkan, nilai aset sebelum dikurangi kewajiban berada di kisaran Rp20,58 miliar.
Sarmuji merupakan politikus Partai Golkar yang sebelum menjadi Menperin telah tiga periode menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Ia pertama kali terpilih pada Pemilu 2014, kemudian kembali mendapatkan kursi pada Pemilu 2019 dan 2024. Sarmuji juga menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sejak 2024. Sebelumnya, pria kelahiran Surabaya, 10 Juni 1974 tersebut pernah memimpin DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2020–2025. Perjalanan politik dan organisasinya kini berlanjut di jajaran Kabinet Merah Putih setelah dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian.
Data kekayaan tersebut merupakan harta yang dilaporkan Sarmuji melalui mekanisme LHKPN dengan posisi per 31 Desember 2025, sehingga bukan penilaian atas nilai kekayaannya secara langsung pada hari pelantikan. KPK menyediakan informasi LHKPN sebagai bagian dari transparansi kekayaan penyelenggara negara dan masyarakat dapat memantau laporan melalui sistem e-LHKPN. Dalam laporan terakhir Sarmuji, total aset Rp20,58 miliar dikurangi utang sekitar Rp5,65 miliar menghasilkan kekayaan bersih Rp14,93 miliar. Kepemilikan kapal SPOB Jeanita senilai lebih dari Rp5,5 miliar menjadi salah satu aset dengan nilai terbesar setelah kelompok tanah dan bangunan. Laporan tersebut kini ikut menjadi sorotan setelah Sarmuji resmi mengemban jabatan sebagai Menteri Perindustrian.